sumber: https://dancinginsilence.wordpress.com/2012/11/17/289/
Menyiksa sekali
merindukanmu
Tak bisa bertemu
menitipkan rindu, barang hanya pada langit biru
Bahkan untuk mengakui
saja menunggu tak ada orang lain yang tahu
Hebat ya dirimu begitu
mudahnya berlari lari di hatiku, kesana kemari menarik ulur sampai putus,
tersangkut dan menemukan tali yang baru
Mungkin aku layang-layang yang indah
untuk dimainkan dan kaupun merasa nyaman
Dan aku ya biarlah cuma bisa merindu
tanpa bisa mengungkapkan
Bertahan dan membuat drama seakan
akan dirimu sudah terbuang
Padahal kenyataannya kau msih di
tempat yang jauh dimana orang lain tak bisa menemukannya, palung hatiku yang
terlalu dalam
Aku jadi seperti pluto dan kau adalah
matahari, terlalu panas untuk kudekati tapi terlalu jauh hingga keluar dari
galaxi
Seperti rumus trigonometri yang rumit
dan sulit kutemui di kehidupan sehari-hari
Bahkan lebih mirip lagi dengan koin
uang jaman dulu, dulu setiap hari kusanding tapi sekarang hilang termakan waktu
Kamu dan rindu adalah 2 kata yang
terus hinggap dibenakku, dan kuharap dia bukan benalu
Kau
yang tak pernah bosan untuk kurindukan

