Kamis, 11 Juni 2015

Takut Rindu



sumber: https://dancinginsilence.wordpress.com/2012/11/17/289/


Menyiksa sekali merindukanmu
Tak bisa bertemu menitipkan rindu, barang hanya pada langit biru
Bahkan untuk mengakui saja menunggu tak ada orang lain yang tahu
Hebat ya dirimu begitu mudahnya berlari lari di hatiku, kesana kemari menarik ulur sampai putus, tersangkut dan menemukan tali yang baru

Mungkin aku layang-layang yang indah untuk dimainkan dan kaupun merasa nyaman
Dan aku ya biarlah cuma bisa merindu tanpa bisa mengungkapkan
Bertahan dan membuat drama seakan akan dirimu sudah terbuang
Padahal kenyataannya kau msih di tempat yang jauh dimana orang lain tak bisa menemukannya, palung hatiku yang terlalu dalam

Aku jadi seperti pluto dan kau adalah matahari, terlalu panas untuk kudekati tapi terlalu jauh hingga keluar dari galaxi
Seperti rumus trigonometri yang rumit dan sulit kutemui di kehidupan sehari-hari
Bahkan lebih mirip lagi dengan koin uang jaman dulu, dulu setiap hari kusanding tapi sekarang hilang termakan waktu

Kamu dan rindu adalah 2 kata yang terus hinggap dibenakku, dan kuharap dia bukan benalu

                                                          Kau yang tak pernah bosan untuk kurindukan