“Entrepreneurship”
kedengerannya keren ya guys? Terus apa yang ada dalam benak kalian kalau denger
kata entrepreneurship? Pasti kalian bakal menganggap kata entrepreneurship
selalu identik dengan pengusaha atau
wiraswastawan. Itu memang nggak salah guys, tapi masih ada yang lebih betul.
“Entrepreneurship” yang artinya
kewirausahaan, sebenarnya tidak hanya dimiliki oleh pengusaha ataupun
wiraswastawan saja. Sikap kewirausahaan harus dimiliki semua orang dari
berbagai golongan termasuk kalangan pelajar ataupun generasi muda. Mengapa perlu?
Kewirausahaan diperlukan untuk mendorong etos kerja dan sikap semangat
pemabangunan
Adapun beberapa pengertian
kewirausahaan menurut para ahli:
a. Richard Cantillon
Istilah entrepreneurshippertma kali diperkenalkan oleh Richard
Cantillon pada tahun 1755 dalam Essai sur la nature du commerce. Menurutnya,
entrepreneur adalah “agent who buys means of production at certain prices in
order to combine them”. Entrepreneur
merupakan sebutan bagi pedagang yang membeli barang di daerah-daerah dan
menjualnya dengan tidsk pasti.
b. Joseph A. Schumpeter
Menurut nya dalam buku Capitalism, Socilism and Democracy,
wirausahawan adalah seorang innovator yang mengimplemantisakan perubahan-perubahan
di dalam pasar melalui kombinasi baru. Kombinasi baru tersebut bisa
memperkenalkan produk baru, meotde baru, produksi baru, membuka pasar yang baru
dan lai-lain.
c. Geoffrey G. Meredith
Menurut nya dalam buku Kewirausahaan, Teori, dan Praktik wirausaha
adalah orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatan-kesempatan
usaha (bisnis).
d. Thomas W.
Zimmerer
Zimmerer menyebutkan bahwa kewirausahaan adalah hasil dari
disiplin, proses sistematis penerapan kreativitas dan inovatif dalam memenuhi
pemenuhan kebutuhan dan peluang di pasar.
Nah sekilas tentang entrepreneurship
tadi mudah-mudahan bisa bermanfaat ya guys.

0 komentar:
Posting Komentar