Manusia Cuek
sumber:carolinalidya.blogspot.com
Kalian pasti susah banget nyari manusia cuek. Bukan
karena langka tapi karena kalian juga nggak peduli sama manusia cuek itu, masih
ada apa udah pada mati. Ya manusia cuek, yang mungkin seumur hidupnya dia cuma
peduli sama hidupnya. Tapi nggak semua yang cuek gitu kok. Itu cuma bawaan bayi
aja.
sumber:felicitaelavita.wordpres.com
Ini adalah pengalaman hidup yang pernah aku rasain.
Berhadapan dengan orang yang dia entah cuek beneran apa sok cuek. Panggil aja
dia tembok. Kenapa? Karena kalau ngomong sama dia mending deh ngomong sama
tembok. Karena kalau ngomong sama tembok itu udah pasti didiemin tapi dia nggak
nyakitin. Nah tapi kalau ngomong sama nih orang, dia udah diem sekali ngomong
pengen deh mbanting langsung di tempat kalau nggak, pengen jedotin kepala
sekalian.
Manusia cuek itu tadi kalau berhadapan langsung dan
ngobrol langsung. Tapi bakal lain lagi kalau udah di sms. Suer ini pengalaman
banget. Misal ada sms “lagi ngapain?”
balesnya “ngerjain tgs” sms lagi “ tugas apa?” jawabnya “MM lah.” Udah mulai
kelihatan judesnya. “udah selesai?” jawabnya lagi “blm”. Tuh kalau bales aja
bagaikan harga sms seribu rupiah per karakter. lanjut “ya udah cepetan
dikerjain sana!” balesnya “Z.” Dan kalau udah kayak gitu masalahnya adalah satu
karena dia emang cueknya nggak ketulungan, dua karena smsnya kalau bayar per
karakter, tiga matanya udah terlalu mines buat bales sms terlalu panjang, empat
karena emang supaya dia pengen dicap manusia cuek- kebanggan banget kali ya
dapet julukan manusia cuek.
Tapi ada juga manusia cuek yang masih memedulikan
sekitarnya tapi kadang dia masih juga nggak peka. Yang ini rada bingung
ngungkapinnya. Karena dia itu peduli bergaul dengan teman-temannya tapi
terkadang nggak peka juga. Dia biasa cuek sama lawan jenisnya, tapi dia peduli
kalau temennya (termasuk lawan jenisnya tadi) lagi dilanda susah. Dia yang
kayak gitu biasanya lebih peduli sama prestasinya dari pada soal cowok
atau cewek yang cuma bisa ngrusak
hidupnya. Dia masih normal suka sama lawan jenisnya tapi cintanya cuma sebatas
logika. Karena di fikirannya cinta tu bukan apa-apa dan nggak akan berpengaruh
buat ngrusak kehidupannya. Dia yang kayak gitu terlalu gengsi ngungkapin
perasaannya dan terlalu gengsi kalau dia juga kadang sadar dalam
kesendiriannya. Tapi mau gimana lagi kan emang udah bawaan bayi.
Em.. tapi jangan salah kalau manusia cuek yang satu ini
lagi jatuh cinta atau udah kecantol sama lawan jenisnya dia akan cinta sama 1
manusia itu aja, cintanya nggak akan terbagi. Walaupun kelihatannya dia nggak
peduli. Tapi dia tu cuma terlalu gengsi ngungkapin isi hatinya
sejujur-jujurnya. Jadi bisa disimpulin harga dirinya tu terlalu mahal cuma buat
sekedar bercinta yang belum pasti bahagia di akhirnya.
Manusia cuek yang jaim. Dia sok cuek seumur hidupnya tapi
sebenarnya dia seneng dikejar kejar wlaupun pura-pura nolak. Contoh nih kalau
dia dikejar-kejar pura-puranya dia sok sebel tapi sebenarnya seneng ada yang
ngejar-ngejar dia. Dan kadang dia inginnya terus di kejar padahal dia tahu
kalaupun dia terus dikejar dia nggak akan berhenti. Ya balik lagi karena
gengsinya itu terlalu tinggi dan dia selalu ingin nomor satu di hati siapapun.
Walaupun dia sulit menomor satukan seseorang. Nggak adil banget kesannya orang
cuek itu. Tapi yang buat istimewa adalah manusia cuek itu selalu jadi sasaran
dari rasa penasaran.
Nah aku nggak punya banyak referensi sih tapi temen-temen
bisa nambahin kok di obrolan. Thanks udah tengok tengok blog Namira, titik dua
bintang buat kalian J
.jpg)
.jpg)

0 komentar:
Posting Komentar